Baznas akan membawa tindakan peretasan in ke carik hukum.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengumumkan akun resmi Instagram mereka @baznasindonesia diretas oleh pihak yang tak bertanggung berat pada Rabu sekitar memukul 13. 20 WIB.

“Kami tegaskan bahwa tersedia pihak-pihak yang mencoba merusak Baznas di tengah perjuangannya ikut menangani dampak pandemi Covid-19, ” ujar Ketua Baznas  Noor Achmad saat dikonfirmasi, Rabu (30/6).

Noor mengatakan peretasan ini tak hanya merusak lembaga pemerintah yang diberi tugas dalam pengelolaan zakat, tapi sekaligus pelecehan terhadap lembaga keagamaan dan kemanusiaan. Baznas menyatakan aksi ini sangat tidak terpuji dan akan mendatangkan masalah peretasan ke urat hukum.

“Kami akan meminta kepolisian buat mengusut tuntas dan membongkar-bongkar pelakunya, ” katanya.

Noor mengatakan akun itu merupakan media untuk mensyiarkan zakat, ajakan kepedulian, dan berbagai informasi serta literasi zakat. Maka tak sepatutnya dinodai dengan kelakuan peretasan, terlebih dengan tulisan yang tidak pantas.

“Kampanye sosial media oleh Baznas telah menjelma sarana penting untuk memberikan ajakan berzakat, saling berbagi, kabar pendistribusian zakat, berita mustahik berdaya, dan data mengenai kemudahan zakat, sumbangan, dan sedekah, ” katanya.

Ia menambahkan akun sosial media Baznas menjadi bagian penting karena kedermawanan masyarakat dalam berzakat, infak, dan sedekah. “Kami sangat menyesalkan tindakan peretasan ini. Hingga kini awak masih mengupayakan untuk mengembalikan akun Baznas. Mohon mampu dimaklumi dan mohon doa serta dukungannya dari masyarakat, ” kata Noor.

Saat Republika. co. id membuka laman Instagram Baznas terang foto profil telah diganti dengan gambar anime. Tertera pula kalimat berbahasa Turki di profil tersebut.

sumber: Antara