Selain cuti, ASN dilarang mudik dan ke luar kota.

REPUBLIKA. CO. ID, BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengajukan cuti semasa periode 6 Mei datang dengan tanggal 17 Mei 2021. Selain cuti beserta sebagaimana dimaksud dalam Kesimpulan Presiden mengenai cuti bergabung bagi aparatur, Kepala Unit Daerah tidak memberikan izin cuti bagi aparatur.

Kendati begitu, Pemangku Kota Bekasi Rahmat Effendi, melalui Surat Edaran tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Aparatur di Lingkungan Pemerintah Praja Bekasi Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), mengecualikan cuti mengemukakan dan/atau cuti sakit dan/atau cuti karena alasan istimewa bagi aparatur.

“Pemberian cuti sebagaimana dimaksud  dilakukan secara akuntabel pantas dengan persyaratan yang diatur dalam peraturan yang asi, ” tuturnya, dikutip lantaran Surat Edaran, Rabu (14/4).

Dalam rencana menjamin terlaksananya Surat Informasi ini, Kepala Perangkat Kawasan untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan di lingkungan perangkat daerah masing-masing dengan mengacu pada hal-hal yang disebutkan dalam Surat Edaran tersebut.

“Memberikan aniaya disiplin kepada aparatur yang melanggar hal tersebut cocok dengan ketentuan dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri, PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Negeri dengan Perjanjian Kerja, serta Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 42 tentang Tata Cara Pembinaan Tenaga Kontrak Kegiatan di Lingkungan Pemerintah Tanah air Bekasi, ” ucap dia.

Selain terlanjur, aparatur dilarang melakukan kesibukan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik pada periode 6 Mei sampai secara tanggal 17 Mei 2021.