Bagian Geng Motor Sukabumi Ditangkap Edarkan Obat Ilegal

REPUBLIKA. CO. ID,   SUKABUMI — Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota balik menangkap anggota geng mesin yang mengedarkan sediaan obat farmasi tanpa izin. Karakter berinisial DCFP (23 tahun), anggota salah satu geng motor di Sukabumi, ditangkap pada alun-alun Cisaat Kabupaten Sukabumi, Kamis (27/5) sekitar pukul 19. 00 WIB.

DCFP merupakan warga Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, sekaligus anggota satu diantara geng motor yang kerap membuat resah warga. “Terduga pelaku mengaku bahwa keikutsertaannya menjadi anggota di salah satu geng motor tersebut bertujuan untuk memuluskan niatnya mengeluarkan sediaan farmasi tanpa izin, ” ujar Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Ma’ruf Murdianto, Ahad (30/5).

Sejak hasil pemeriksaan badan terhadap DCFP, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 8 butir obat jenis Tramadol HCI 50 Mg, satu unit telepon seluler, sebuah tas selempang dan kekayaan hasil penjualan sebesar Rp 110 ribu. Aparat kepolisian juga melakukan pemeriksaan dengan menggeledah rumah DCFP dan menyita barang bukti lainnya berupa sediaan farmasi jenis obat Tramadol HCI 50 Mg sebanyak 100 biji yang diakui pelaku dibeli dari seseorang berinisial J seharga Rp 1. 100. 000.

Ma’ruf mengutarakan, secara keseluruhan barang masukan sediaan farmasi tanpa permisi edar yang berhasil diamankan dari pelaku adalah sebanyak 608 butir. Hingga era ini, ungkap Ma’ruf, terduga pelaku berikut barang fakta masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota untuk perhatian penyidikan.  

Terduga pelaku dijerat dengan Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Subsider Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman suntuk 15 tahun penjara.

Sebelumnya, Polres Sukabumi Kota menangkap tersangka RMM (27 tahun), muda asal Kecamatan Cibeureum Sukabumi. Pelaku merupakan anggota salah satu geng motor yang sering membuat resah warga dan ditangkap polisi di Timah RA Kosasih Subangjaya Cikole Kota Sukabumi pada Kamis 27 Mei 2021 lalu.