Sejumlah narkotika ditemukan di dalam barang kiriman sebab tim Bea Cukai

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Dalam cara mengawasi masuknya barang berbahaya & ilegal, Bea Cukai kembali jadi meggagalkan penyelundupan narkotika dengan berbagai modus. Sejumlah narkotika ditemukan dalam barang kiriman oleh tim Beban Cukai Cirebon pada Ahad (5/7) lalu.

Barang bingkisan dengan penerima inisial ND itu dikemas dalam plastik hitam menyimpan serabut warna cokelat dengan alamat tujuan Kab. Majalengka, Jawa Barat. Penindakan terhadap barang kiriman yang dikirimkan melalui jasa ekspedisi itu dilaksanakan di Kota Cirebon.

Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Encep Dudi Ginanjar mejelaskan setelah diselidiki lebih lanjut, hasil pemeriksaan menunjukan bahwa barang bingkisan tersebut merupakan narkotika jenis ganja (mariyuana) dengan berat 4 rencana.

“Menindaklanjuti hal tersebut, tim Bea Cukai Cirebon segera berkoordinasi dengan BNN Kota Cirebon dan kemudian berhasil mengamankan penerima barang inisial ND, ” ujarnya.

Berdasarkan perbuatan yang dilakukan, diduga pelaku ND mengenai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selanjutnya, penanganan urusan ini diserahkan kepada pihak BNN Kota Cirebon untuk dilakukan metode lebih dalam.

Dengan kasus yang sama, Bea Cukai Tanjungpinang juga telah melakukan penindakan berasaskan penyelundupan narkotika, namun dengan modus yang berbeda. Pelaku dua karakter WNI yang telah menjadi tersangka (PS dan SR), merupakan pengikut KM. Umsini di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Kabupaten Bintan, di dalam hari Sabtu (25/1) lalu.

Petugas Bea Cukai Tanjungpinang melakukan pemeriksaan terhadap salah seorang penumpang yang gerak geriknya mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam ditemukan narkotika jenis sabu sebesar 564 gram yang diselundupkan di dalam tabung speaker bluetooth .

Barang informasi dan tersangka kemudian diserahkan ke Polres Bintan. “Berdasarkan pengembangan kasus oleh Satresnarkoba Polres Bintan serta Bea Cukai Tanjungpinang, dilakukan interpretasi terhadap tersangka lainnya yaitu AL, yang merupakan pemilik barang pada sebuah hotel di Batam, ” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Muhammad Syahirul Alim.

Ia menyampaikan bahwa Beban Cukai akan terus mengawasi serta menindak dengan tegas pelaku penyelundup narkotika melalui jalur darat, hawa, maupun laut.