Warganet kecewa dengan kesimpulan besaran denda tersebut.

REPUBLIKA. CO. ID,   BEIJING — Rumah sakit bedah plastik di Guangzhou, China, dikenai denda sebesar 49. 000 yuan atau sekitar Rp 108 juta akibat kelalaiannya dalam mengoperasi hidung seorang aktris yang menjadi pasiennya. Selain itu, dokter yang menimbulkan hidung aktris Gao Liu mengalami nekrosis atau melepuh dikenai sanksi penangguhan manifestasi selama enam bulan, demikian media China, Sabtu (3/4).

Dalam akun Sina Weibo, Gao menyebutkan rumah kecil di Ibu Kota Provinsi Guangdong yang gagal melakukan operasi hidungnya pada Oktober 2020. Di akunnya itu pula dia mengunggah foto diri dengan ujung indra yang menghitam seperti melalak.

“Saya mendapati rumah sakit yang tak memiliki kualifikasi melakukan proses plastik, ” tulisnya yang mendapatkan sambutan luar biasa sebab warganet China pada saat itu.

Dua hari setelah unggahan tersebut, Biro Kesehatan setempat segera melakukan investigasi. Tip Kesehatan Kota Guangzhou menyatakan bahwa dokter yang mengikhtiarkan Gao tidak memiliki kondisi melakukan operasi plastik jadi izin praktiknya ditangguhkan selama enam bulan.  

Otoritas setempat serupa menjatuhkan hukuman denda sebesar 49. 000 yuan pada pihak rumah sakit sebab mengizinkan dokter yang tidak memiliki kualifikasi itu melakukan pembedahan dan melanggar Regulasi Perawatan Medis Kecantikan. Tetapi warganet kecewa dengan kesimpulan otoritas setempat karena dianggap terlalu ringan.

The Paper, kanal berita yang berbasis di Shanghai, melaporkan bahwa keputusan tersebut juga berdasarkan kompromi aktris dengan pihak rumah melempem. Pasar operasi kecantikan dalam China dalam beberapa tarikh terakhir mengalami peningkatan.

Asosiasi Operasi Plastik dan Estetika China memperhitungkan pasar operasi plastik dalam negara berpenduduk terbanyak pada dunia itu bakal mencapai 300 miliar yuan di 2022.

 

sumber: Antara