MUI menegaskan isu utama di Palestina adalah penjajahan dan imperialisme Israel

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Berbagai elemen di Indonesia menolak langkah-langkah Israel buat menjalin hubungan diplomatik sah dengan Indonesia. Kelompok muslim dan organisasi nonpemerintah memperhitungkan Indonesia memiliki amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menegasikan penjajahan.

Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua Molek Ulama Indonesia (MUI) Dunia Hubungan Luar Negeri serta Kerja Sama Internasional, pada Anadolu Agency pada Selasa mengatakan Israel berusaha membagi kekuatan negara pendukung Palestina, terutama di Asia Tenggara. Khusus bagi Indonesia, kata pendahuluan Sudarnoto, sikap mendukung kemerdekaan Palestina adalah amanah konstitusi UUD 1945.

“Jadi sangat tidak mungkin Nusantara melakukan perubahan pandangan & mengikuti ajakan Israel, ” ucap dia.

Kamis lalu, Wakil Besar Israel untuk Singapura Sagi Karni mengatakan pemerintahnya ingin menjalin hubungan secara negara-negara muslim di ASEAN seperti Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Karni mengucapkan ada kesalahpahaman di antara ketiga negara itu dalam melihat masalah Palestina. Israel menurut nya selama ini memerangi Hamas, bukan bangsa Palestina.

Menanggapi hal itu, Sudarnoto menilai narasi yang dikembangkan Israel ialah upaya melokalisasi isu Palestina, seolah-olah masalah ini hanya isu hubungan Israel dan Hamas, padahal sebenarnya itu tetap melakukan penjajahan kepada bangsa Palestina.

“Memang tiga negara muslim di Asia Tenggara ini termasuk negara yang tidak pernah mau menggelar hubungan diplomatik dengan Israel, ” kata Sudarnoto.

Faktanya Palestina dijajah

 

sumber: https://www.aa.com.tr/id/dunia/mui-dan-ngo-dubes-israel-tutupi-fakta-historis-penjajahan-atas-palestina/2281694