Ridwan Sempurna lolos ke tahap berikutnya sebagai relawan testing vaksin Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID, BANDUNG — Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersyukur sebab hasil tes swab pengecekan kesehatan tubuh fisik sebagai relawan testing vaksin Covid-19 negatif. Artinya, ia lulus ke tahap berikutnyna.   Kemudian, masih ada empat rangkaian ulangan yang harus dijalani selama enam bulan ke depan.

Menurut Ridwan Kamil, selama menjadi relawan testing vaksin Covid-19, ia selalu menjaga kebugaran tubuhnya. Ia selalu menjaga tidur pas waktu dan mengonsumsi makanan yang baik.

Tujuannya agar jangan sampai sakit karena menjadi relawan serta semua orang mengiranya karena vaksin. Padahal, sakit tersebut karena bentuk hidup. Misalnya, sering angin-anginan siap fisik terkuras habis. Sehingga, itu bisa mengaburkan penilaian.

“Saya juga mengurangi kegiatan dengan sifatnya jauh dan membuat fisik terkendala makanya saya batasi kegiatannya. Tapi hanya frekuensi jumlah lah yang dikurangi. Misalnya, biasanya 9 jadi hanya 5 kegiatan, ” ujar Ridwan Kamil yang familier disapa Emil, kepada wartawan, Kamis (27/8).

Saat ditanya apakah ia membatasi perjalanan jawatan ke luar kota, Emil menjelaskan, sebenarnya relawan bukannya tak bisa pergi ke luar kota. Akan tetapi, definisinya kenapa relawan harus orang Bandung agar kalau dipanggil tabib selalu ada.

“Kalau orang di luar Bandung ini akan susah. Misalnya, ketika dibutuhkan mereka ada di luar kota. Kalau kita (dari Bandung, red) misalnya datangnya ini lebih mudah. Tapi, bukan berati tak boleh keluar Bandung, ” paparnya.