Beragam bantuan telah disalurkan untuk kepentingan pengembangan pesisir.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA —  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Melahirkan memacu pengembangan wilayah pesisir.

Wakil Bupati Gorontalo Memajukan Thariq Modanggu mengatakan pemkab menarik pihak Universitas Ichsan Gorontalo di dalam kegiatan tersebut, untuk memperoleh sketsa tentang kondisi masyarakat dan merendahkan dalam menentukan prioritas kebijakan pembangunan daerah dalam pengembangan wilayah pesisir.

“Seminar ini sangat penting dan pengutamaan dalam menentukan kebijakan pembangunan kawasan khususnya di wilayah pesisir yang tingkat perekonomiannya perlu didorong agar lebih produktif, inovatif, dan lulus, ” ucapnya.

Beragam bantuan telah disalurkan untuk kepentingan pengembangan produktivitas masyarakat di wilayah pesisir, 78 di antara 123 desa pesisir yang cerai-berai di 11 kecamatan.

Namun, kata tempat, belum ada yang dapat menyerahkan hasil secara signifikan.

Ia mencontohkan mengenai program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) “Coastal Community Development Project-International Fund for Agricultural Development (CCDP-IFAD)” maupun berbagai bantuan lainnya, seperti di bentuk bantuan kapal ikan dan mesin tempel.

Namun, kata dia, tenggat kini belum berdampak signifikan terhadap peningkatan produksi maupun pendapatan umum.

“Ini penting sekali untuk dilakukan studi, sebagaimana penegasan saya dalam pertemuan tadi bahwa sebenarnya sudah sangat banyak bantuan-bantuan selama ini yang diberikan oleh pemkab, namun program-program pemberdayaan itu belum memberikan hasil dengan signifikan, ” ungkapnya

Ia meminta penelitian tersebut didasarkan pada kajian prinsip sosial untuk memudahkan pemkab lebih fokus dalam pengembangan wilayah pesisir di daerah itu.

“Kami meminta kepada tim peneliti agar kajian-kajian tentang masyarakat, didasarkan pada kajian-kajian ataupun teori-teori sosial, agar pemkab di dalam menentukan program ataupun kebijakan pembangunan dapat maksimal, ” katanya.

sumber: Antara