Jumlah kasus suspek yang dipantau di Tarakan saat ini sebanyak 119 orang.

REPUBLIKA. CO. ID, TARAKAN — Kasus positif Covid  -19  bertambah dua orang di Tarakan, yakni pasien dengan inisial SGY (29) warga Kelurahan Pamusian serta AM (52) warga Nunukan.

“Saat ini, jumlah tertimbun kasus positif Covid  -19 sebanyak 145 orang, sedangkan yang segar bertambah satu orang, jadi totalnya 108 orang, ” kata Ujung Bicara Percepatan Penanganan Covid  -19  Tarakan, Devi Ika Indriarti di Tarakan, Kalimantan Utara, Ahad (30/8).

Seluruh masyarakat Kota Tarakan, lanjut dia, wajib patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan Covid  -19, agar tidak semakin menyebar dan meluas.

Jumlah kasus suspek yang dipantau di Tarakan era ini sebanyak 119 orang, yaitu orang yang dengan gejala ISPA.   “Dan di 14 hari terakhir sebelum muncul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia dengan melaporkan transmisi lokal, ” introduksi Devi.

Orang dengan salah satu gejala ISPA dan 14 hari terakhir pra timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi Covid  -19, orang dengan ISPA berat ataupun pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

“Jumlah seluruh relasi erat yang sedang dipantau zaman ini sebanyak 274 orang. Kontak erat adalah orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi Covid-19, ” katanya.

Tambo kontak erat yang dimaksud yaitu kontak tatap muka/berdekatan dengan urusan probable/kasus konfirmasi dalam radius satu meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih. Kemudian sentuhan fisik langsung dengan kejadian yang terkonfirmasi seperti salaman, bersandingan dan lain – lain.

Selanjutnya karakter yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus terkonfirmasi tanpa menggunakan Corong Pelindung Diri (APD) yang sebati standar. Dan situasi lainnya yang mengindikasi adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang ditetapkan sebab tim penyelidikan epidemiologi.

sumber: ANTARA