Dengan mengikuti kegiatan pramuka, siswa akan diajarkan untuk berpikir maju

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menyelenggarakan Pramuka Penggalang di tingkat nasional. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan bisa dilihat melalui Instagram live dan Youtube.

“Dengan mengikuti kegiatan pramuka, siswa akan diajarkan untuk berpikir maju, kedisiplinan serta mengenal jati diri bangsa,” kata Direktur SMP, Mulyatsyah dalam keterangannya, Selasa (1/9).

Mulyatsyah berharap, dengan mengikuti kegiatan ini, para siswa akan semakin memahami nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Ia mengatakan, esensi kegiatan ini bukan sekadar seremonial atau aktivitas rutin namun juga gerakan bagi SMP untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, kegiatan Pramuka Penggalang yang bertemakan ‘Tetap Unggul dan Berkarya Saat Belajar dari Rumah’ tahun ini, diselenggarakan secara virtual. Mulyatsyah sangat mengapresiasi antusiasme siswa dan tenaga pendidik yang ingin menyaksikan acara ini.

“Bagi yang tidak terundang untuk ikut acara ini secara langsung, tetap bisa menyimak acara ini melalui kanal Youtube Peserta Didik Direktorat SMP dan IG @pesertadidik.dit.smp,” ucap Koordinator Peserta Didik SMP, Maulani Mega Hapsari.

Kegiatan Pramuka Penggalang jenjang SMP diikuti oleh siswa SMP, guru pendamping, dan unsur dinas pendidikan di 63 kabupaten/kota dari 27 provinsi dengan total peserta sebanyak 567 orang. Satu sekolah yang berpartisipasi terdiri dari lima orang siswa dan satu guru pendamping.

Ditambahkan Mega, para peserta yang terundang adalah siswa-siswi pilihan yang unggul dalam bidang akademik dan nonakademik di sekolahnya. Oleh karena itu, kesempatan untuk bergabung dalam acara ini akan memberikan pengalaman yang luar biasa bagi peserta di tengah belajar dari rumah (BDR).

“Kita laksanakan acara ini dalam bentuk edutainment, materi yang diberikan akan disampaikan oleh narasumber yang mumpuni. Peserta akan mendapat input tentang penguatan karakter dan komunikasi efektif dan di hari kedua ada narasumber full dari Kwartir Nasional,” kata Mega.