Terminal Bobotsari benar potensial setelah ada jalan tol yang melewati Pemalang.

REPUBLIKA. CO. ID, PURBALINGGA — Kementerian Relasi (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Relasi Darat akan segera merenovasi Pangkalan Bus Tipe A Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada tahun 2021.

“Di sini kan, terminal ini OD ya Origin Destination. Jadi memang pangkalan ini adalah untuk tempat pemberangkatan dan tujuan, ” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Hubdar) Kemenhub Budi Setiyadi di usai menghadiri kegiatan padat karya Terminal Bus Tipe A Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (5/9).

Ia mengakui Terminal Bobotsari sangat potensial setelah ada jalan tol dengan melewati Kabupaten Pemalang yang merupakan salah satu kabupaten berbatasan dengan Purbalingga. Orang-orang dari Purwokerto yang hendak ke Semarang akan memilih melalui Tol Pemalang meskipun sebelumnya menggunakan Banjarnegara.

Ia mencagarkan Terminal Bobotsari yang akan direnovasi nantinya dapat mendukung sektor turisme di Purbalingga. “Jadi tahun ajaran kami sudah anggarkan sekitar Rp 25 miliar tetapi sampai dengan selesai pembangunan (terminal), total anggarannya sekitar Rp 40 miliar, ” katanya.

Oleh sebab lahan Terminal Bobotsari terbelah dua, kata dia, pembangunan tahap pembukaan dilaksanakan di lahan sebelah utara jalan. Sementara pada lahan sebelah selatan jalan, lanjut dia, disiapkan dengan skema kerja sama penggunaan.

“Jadi kami harapkan ada investor yang tertarik buat kerja sama di sini untuk membikin yang sesuai potensi daerahnya. Jika di sini menurut saya, dibangun mal cukup bagus. Mal, kemudian wadah parkir untuk bus pariwisata, dan lain-lain, ” kata Budi.

Ia mengakui jika Terminal Bobotsari cukup padat karena dalam sehari disinggahi sekitar 30 bus antarkota antarprovinsi dan sekitar 40 bus antarkota dalam provinsi. Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat dan sampai di terminal itu bisa mencapai 900 orang/hari.

“Mungkin kalau hari-hari besar jumlahnya bertambah dari itu, ” kata Akhlak.

Kendati demikian, dia mengaku prihatin terhadap kondisi Pangkalan Bobotsari yang saat ini telah dikelola Kemenhub. “Di antara sekian terminal di Indonesia yang taat saya paling kurang bagus, disini, Bobotsari. Enggak memenuhi syarat, kira-kira karena kecamatan ya, tapi tersebut sekarang sudah menjadi Tipe A dan itu diserahkan kepada sentral. Jadi saya akan bangun tarikh depan, ” katanya.

Terkait dengan rencana renovasi Terminal Bobotsari, anggota Komisi V DPR RI Lasmi Indaryani mengharapkan pendirian terminal tersebut akan menumbuhkan perekonomian lebih baik lagi.

“Kami melihat potensinya (Bobotsari) benar besar, sangat bagus. Jika didukung oleh terminal yang memadai, disini akan lebih baik lagi, ” kata anggota Fraksi Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Purbalinga, Banjarnegara, dan Kebumen itu.

sumber: Antara