Zaman terjadinya banjir, warga sempat mengungsi di ketinggian.

REPUBLIKA. CO. ID, MAMUJU — Warga yang menjadi korban banjir di tiga desa di wilayah Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, mulai membersihkan rumah mereka, cakap Camat Bonehau Alexander Pattoala.

“Ya banjirnya sudah surut dan warga sudah mulai menyapu rumah-rumah mereka, ” kata Alexander Pattola, dihubungi dari Mamuju, Rabu malam (9/9).

Ia menyampaikan bahwa zaman terjadinya banjir, warga sempat mengungsi di ketinggian akibat genangan cairan yang terus bertambah.

Ketinggian air zaman terjadinya banjirlanjut Alexander Pattoala apalagi hingga mencapai satu meter.   “Ketinggian air pada jalan bahkan ada yang datang satu meter dan ada kira-kira rumah warga yang rusak kelanjutan diterjang banjir. Jadi, banyak rumah-rumah warga di tiga desa dengan terendam tetapi yang terparah dalam Desa Banuaada, ” terang Alexander Pattoala.

Namun, Camat Bonehau itu mengiakan belum bisa merinci jumlah rumah-rumah warga yang terdampak banjir beserta kerugian materil akibat banjir di tiga desa tersebut.

“Saya sudah menodong kepala desa untuk mendata rumah-rumah warganya yang rusak dan berapa total Kepala Keluarga yang terdampak, ” ucapnya.

“Tetapi karena lokasi yang terdampak banjir cukup jauh, yakni sekitar lebih satu jam perjalanan dari kantor camat serta tidak adanya jaringan telekomunikasi di sana sehingga sampai sekarang kami belum mendapat uraian dampak banjir tersebut, ” terang Alexander Pattoala.

Sebelumnya, Kepala Kantor Basarnas Mamuju Saidar Rahmanjaya juga mengantarkan bahwa banjir di tiga kampung di Kecamaan Bonehau sudah tiba surut.

Ia mengatakan, sebanyak 650 Bapak (KK) yang terdampak banjir dalam tiga desa di Kecamatan Bonehau.   “Dari pantauan tim kami di lokasi, sebanyak 650 Kepala Keluarga yang terdampak banjir di Kecamatan Bonehau, ” sirih Saidar Rahmanjaya.

Ia menyampaikan bahwa 3 lokasi yang mengalami dampak banjir cukup parah, yakni di Kawasan Salueno Selatan, Dusun Salueno Melahirkan serta Dusun Atu-atu.   “Ada lima rumah warga yang rusak parah. Semua berkecukupan di Desa Banuada, ” perkataan Saidar Rahmanjaya.

Ia juga menyampaikan kalau berdasarkan hasil siaga pemantauan tim SAR gabungan di lokasi bala banjir hingga Selasa malam (8/), genangan air di tiga desa yang terendam mulai surut.

“Pada Selasa malam (8/9), debit air sudah surut dan tidak ada teristimewa masyarakat yang membutuhkan bantuan penyelamatan serta masyarakat sudah mulai beraktivitas dengan normal kembali, ” tuturnya.

Banjir yang merendam tiga desa di Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju berlangsung sejak Senin dinihari (7/9) setelah kawasan itu dilanda hujan keras sejak  Ahad malam (6/9)

Kemudian, di Selasa dinihari, tim Rescue Kantor Basarnas Mamuju diberangkatkan menuju letak banjir di Kecamatan Bonehau dengan menggunakan rescue car serta logistik pendukung untuk membantu warga di tiga desa yang terendam banjir tersebut.

Tiga desa yang terendam banjir di Kecamatan Bonehau, yakni Desa Bonehau, Desa Hinua dan Dukuh Banuaada.

sumber: ANTARA