Tindakan Israel Menyerang Jamaah Masjidil Haram Dikecam Di Mana-mana

REPUBLIKA. CO. ID, — Ketua MUI Tempat Hubungan Luar Negeri dan kerjasama Internasional,   Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan perkara penyerangan yang dilakukan sebab militer dan esktrmis kanan yahudi terhadap warga palestina yang melaksanakan ibadah dalam masjid Al Aqsha adalah tindakan biadab.

Tak hanya itu, penyerangan tersebut membuktikan dengan kasat mata bahwa otoritas Isreal memang tidak akan pernah mampu menghentikan spirit imperialistiknya.

“Tindakan brutal dan pengecut ini tidak saja bertentangan dengan dasar prinsip kemanusiaan yang harus dijaga kedaulatannya, akan tetapi sekaligus merendahkan agama. Al-Quds adalah tempat suci dan teehormat bagi tiga pegangan besat Islam, Kristen dan Yahudi. Itu artinya, tiga agana ini telah dihinakan oleh sikap militer Israel, ” kata Sudarnoto di rilisnya kepada Republika Sabtu siang, (8/5).  

Menurutnya, militer Israel benar benar melayani kebodohan dan kesalahan berat telah merusak suasana ibadah Siyam umat islam di kamar Ramadhan ini.

“Selama bulan bersih ramadhan ini, tindakan tentara dan kelompok yahudi ekstrim Israel yang tidak manusiawi. Ini semakin memperkeruh situasi politik di Palestina. Pemilu legislatif palestina terancam cabar diselenggarakan. Karena itu, itu sebetulnya telah menunjukkan keengganannya untuk membangun demokrasi dengan sehat, dan ini tak akan produktif bagi cara menciptakan perdamaian, ” perkataan Sudarnoto lagi.

Sehubungan dngan itu, MUI mengecam keras tindakan tindakan brutal ini. Sudah waktunya negara-negara besar semacam Amerika untuk segera mengambil inisiatif mengingatkan dengan sungguh-sungguh Israel agar menghentikan kegiatan tindakan biadab itu. “Di bawah kepeminpin Joe Biden, Amerika berpeluang besar untuk menekan Israel. Ini jalan Amerika. ”

Selain itu, kiprah empati dan konstruktif ini juga bisa dilakukan oleh negata negara Uni Eropa dan lain lain. “Secara bersama-sama negara negara itu bisa melakukan tekanan internasional twrhadap Israel melalui PBB. Jika diperlukan, Israel diberi sanksi internasional, ” cakap Sudarnoto.

Keada OKI, MUI mengharapkan agar  segera melakukan konsolidasi secara efektif guna membatalkan pertentagan dan membangun perdamaian sejati. Persatuan negara-negara bagian OKI sangat penting.  

“Kepada pemerintah Indonesia, apresiasi disampaikan atas upaya-upaya kongkrit dalan membantu rakyat dan bani palestina selana ini. Upaya-upaya ini harus terus ditingkatkan sehingga benar-benar efektif menekan Israel. MUI dan umat Islam serta seluruh masyarakat dengan mencintai agama, perdamaian & kemanusiaan akan senantiasa membersamai perjuangan ini, ” menguatkan Sudarnoto.