Komisi III Sorot Kualitas Calon Hakim Agung

Salah satu calon merupakan merupakan hakim perkara penistaan agama yang Ahok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi III DPR Ichsan Soelistio menyorot calon hakim agung Agung Yohanes Priyana. Menurutnya, makalah milik Yohanes kemungkinan besar adalah plagiarisme karena tak memiliki catatan kaki.

“Dalam hal ini, tidak ada catatan kakinya. Jadi, kami bisa menganggap ini sebagai plagiarisme,” ujar Ichsan dalam uji kelayakan dan kepatutan calon hakim agung, Senin (20/9).

Padahal, Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir sudah mengingatkan kepada 11 calon hakim agung agar memberikan catatan kaki ketika mengutip buku atau jurnal lain. Hal itu merupakan salah satu bagian dari integritas dan kualitas seorang hakim agung.

“Kami menemukan (unsur plagiarisme) dalam makalah bapak halaman tiga yang saya pikir tadi minta waktu untuk diklarifikasi saya pikir bapak mau memberikan catatan kaki,” ujar Ichsan.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR Supriansa menyorot latar belakang calon hakim agung Dwiarso Budi Santiarto dalam menangani perkara. Dwiarso merupakan hakim yang menangani perkara penistaan agama yang menyeret mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ia mengatakan, seorang hakim agung harus memiliki alasan yang kuat sebelum menjatuhkan vonis pada suatu perkara. Sebab, ia tak ingin, integritas dan komitmen seorang hakim agung justru dipertanyakan publik.

“Apa kira-kira yang bisa dipergunakan sehingga kita bisa memberi sebuah keyakinan kepada hakim dalam menjatuhkan vonis itu tadi,” ujar Supriansa.

Adapun, anggota Komisi III DPR Habiburokhman menyatakan bahwa pihaknya tidak akan sepenuhnya meloloskan ke-11 calon hakim agung. Sebab, banyak hakim berkualitas, justru tak lolos menjadi hakim agung.

“Ingin kami kritisi, karena kita lihat banyak hakim berkualitas di kota besar misalnya, itu tidak sampai ke sini,” ujar Habiburokhman.

Ia menilai, ada proses seleksi yang tidak sepenuhnya baik di Komisi Yudisial (KY) dalam memilih calon hakim agung. Hal tersebut juga bisa terjadi pada 11 nama yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

“Kalau berdasarkan undang-undang yang diubah berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi, di sini (Komisi III) kewenangannya adalah hanya menyetujui atau menolak,” ujar Habiburokhman.

Babinsa Dipanggil Polres, Jenderal TNI Bersurat ke Kapolri

Brimob bersenjata datangi Babinsa, yang bela warga tanahnya diserobot PT Ciputra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XIII/Merdeka, Letkol Johnson M Sitorus membenarkan surat terbuka yang dibuat oleh Inspektur Kodam (Irdam) Merdeka, Brigadir Jenderal (Brigjen) Junior Tumilaar yang mengecam tindakan PT Ciputra International/Perumahan Citraland, menyerobot tanah milik warga.

Surat terbuka Junior ditulis tangan, yang isinya membela rakyat kecil. “Benar Pak,” ujar Johnson ketika dikonfirmasi Republika di Jakarta pad Ahad (19/9) malam WIB.

Surat yang ditulis Junior dengan tembusan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima Kodam Merdeka Mayjen Wanti Waranei Franky Mamahit, viral di media sosial.

Isi surat orang nomor tiga di Kodam Merdeka itu berisi keheranannya atas sikap Brimob Sulawesi Utara (Sulut) bersenjata yang mendatangi salah seorang personel Badan Pembina Desa (Babinsa). Hal itu terkait pembelaan sang Babinsa kepada warga bernama Ari Tahiru (67 tahun), yang tanahnya disebut diserobot PT Ciputra International.

Junior tidak terima ketika sang Babinsa membela rakyat kecil, berkonsekuensi harus dipanggil Polresta Manado, dan Ari yang merupakan warga buta huruf harus ditangkap aparat. Dia pun menulis surat di Kota Manado pada 15 September 2021, yang ditujukan kepada orang nomor satu di organisasi Polri.

Junior merupakan abiturien Akademi Militer (Akmil) 1988 yang merintis karier di TNI AD di korps Zeni. Dia pernah menjadi Komandan Kodim 021/Tapanuli Tengah, dan Staf Khusus Direktur Zeni Angkatan Darat (Dirziad).

Berikut isi surat terbuka Junior:

Salam sinergitas TNI-Polri dan salam presisi.

Saya bersurat dimotivasi oleh kebenaran berdasarkan Ketuhanan Allah Yang Maha Esa-Maha Kasih Yang bernama Yehuwa.

Saya Brigjen TNI Junior Tumilaar (Irdam XIII/Merdeka) memberitahukan dan bermohon agar Babinsa (Bintara Pembina Desa) jangan dibuat surat panggilan Polri. Para Babinsa itu bagian dari sistem pertahanan Negara di darat. Para Babinsa diajari untuk tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat, bahkan wajib mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Kami beritahukan kepada Bapak Kapolri, bahwa ada rakyat bernama Bapak Ari Tahiru rakyat miskin dan buta huruf berumur 67 tahun ditangkap ditahan karena laporan dari PT Ciputra International/Perumahan Citraland. Bapak Ari Tahiru sampai surat ini dibuat masih ditahan (± 1/2 bulan). Juga Bapak Ari Tahiru ini pemilik tanah waris yang dirampas/diduduki

PT Ciputra International/Perumahan Citraland (memang beberapa penghuni anggota Polri). Bapak Ari Tahiru sebagai rakyat minta perlindungan Babinsa, itu pun Babinsa kami pun dipanggil Polri/Polresta Manado.

Selain itu, pasukan Brimob Polda Sulut bersenjata mendatangi Babinsa kami yang sedang bertugas di tanah Bapak Edwin Lomban yang sudah ada putusan Mahkamah Agung Nomor 3030 K tahun 2016.

Atas laporan PT Ciputra International/Perumahan Citraland, Polresta Manado membuat surat panggilan kepada Babinsa. Akhir kata Demi Allah Yang Maha Esa-Maha Kasih, mari kita bela rakyat miskin/kecil dan jangan bela perusahaan yang merampas tanah-tanah rakyat. Terima kasih, semoga diberkati Allah Yehuwa.

Saya Tentara Rakyat

Junior Tumilaar
Brigjen TNI

Tembusan:

1. Panglima TNI
2. Kasad
3. Pangdam XIII/Merdeka
4. James Tuwo (Pengacara Ari Tahiru dan Edwin Lomban)
5. Ibu Brigita H Lasut

Taliban Hapus Kementerian Perempuan

IHRAM.CO.ID, KABUL — Pemerintahan baru Afghanistan bentukan Taliban menghapus kementerian perempuan. Gedung kementerian diubah menjadi  ‘Pelayanan Doa dan Bimbingan Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan’. 

Para karyawan perempuan yang datang bekerja selama beberapa pekan terakhir kini tidak lagi dapat memasuki kantor dan diminta kembali ke rumah. Gerbang gedung departemen perempuan tersebut sudah dikunci. 

“Saya menjadi satu-satunya pencari nafkah di keluarga. Ketika kementerian ini sudah tak lagi ada, apa yang harus perempuan Afghanistan lakukan?” ujar seorang karyawan perempuan di kementerian perempuan Afghanistan, dilansir Irish Independent, Sabtu (18/9). 

Taliban yang pernah berkuasa di Afghanistan pada 1996 hingga 2001  memberlakukan aturan bahwa perempuan dan anak perempuan tidak boleh bekerja dan pendidikan. Selama periode itu, terdapat Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatannya dikenal sebagai polisi moral kelompok tersebut, menegakkan interpretasinya terhadap syariah yang mencakup aturan berpakaian yang ketat dan eksekusi serta cambuk di depan umum.

Namun, setelah menguasai kembali Afghanistan mulai pertengahan Agustus lalu, Taliban mengklaim bahwa akan menampilkan wajah yang lebih moderat. Kelompok ini berjanji menghormati hak perempuan dengan mengizinkan Kaum Hawa bekerja dan menempuh pendidikan. 

Bisakah Muslim Tuli Sholat dalam Bahasa Isyarat?

Tuhan Mahatahu isi pikiran hamba-Nya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Apabila seseorang tidak bisa berbicara, maka yang biasanya dilakukan saat sholat terutama saat sholat sendirian adalah tidak mengeluarkan suara dan hanya menggerakkan bibir. Ada beberapa Muslim yang berdoa dengan suara keras.

Tapi di mazhab Hanafi, saat sholat sendirian bahkan saat menggunakan suara keras bisa berubah menjadi diam dengan hanya menggerakkan bibir. Shabir Ally dari About Islam mengatakan ada tanda yang digunakan dalam sholat.

Tanda tersebut menunjukkan hanya ada satu Tuhan dan itu adalah jenis bahasa isyarat kita sendiri. Bahasa ini berbeda dengan bahasa isyarat Amerika.

Tuhan Mahatahu isi pikiran hamba-Nya, berbeda dengan manusia ketika berkomunikasi dengan orang lain. Manusia harus memberi isyarat jika tidak dapat berbicara karena mereka tidak mengetahui isi pikiran lawan bicara.

“Jadi, saya akan merekomendasikan bagi orang-orang yang tidak dapat menyuarakan bacaan dalam sholat untuk memikirkan hal-hal tersebut. Dan tentu saja, Tuhan Mahatahu apa yang ada dalam pikiran kita,” kata Shabir Ally, dilansir About Islam, Jumat (17/9).

Sementara itu, untuk membaca Alquran bagi mereka yang tidak bisa mendengar, bisa lewat Alquran yang dilengkapi huruf braille. “Ini juga bisa menjadi latihan mental, tidak harus mengeraskan bacaan,” ujar dia.

Namun, jika seseorang ingin membahas ajaran Alquran kepada orang lain, maka ia bisa menggunakan bahasa isyarat. Hal ini bukan lagi masuk dalam konteks cara berkomunikasi dalam doa melainkan berkomunikasi dengan orang lain.

“Jadi, ini hanya kembali ke gagasan dalam agama yang tidak ada paksaan dan membuat semua kondisi menjadi praktis dan mudah dilakukan,” tambahnya.

Can Deaf Muslims Pray in Sign Language?

Menhub Cek Pelaksanaan Pembatasan Pintu Masuk Internasional

Pelaksanaan pembatasan pintu masuk internasional ditinjau Menhub.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung penerapan pembatasan pintu masuk internasional, yang salah satunya berada di Pelabuhan Batam, Kamis (16/9).

Sebagaimana arahan Presiden, Kemenhub telah menerbitkan Surat Edaran Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dari Luar Negeri baik melalui darat, laut dan udara, sebagai upaya melakukan antisipasi dan pencegahan penyebaran varian virus baru Covid 19 termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia, melalui simpul-simpul transportasi yang melayani rute internasional.

“Hari ini saya ke Batam ditugaskan Presiden bahwa harus dilakukan pengawasan secara khusus lintas batas dari luar negeri ke Indonesia. Disini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menunjukan suatu respon yang baik atas koordinasi dari pusat, oleh karenanya saya apresiasi pak Gubernur, Kapolda, Danrem dan yang lain,” ujar Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengatakan, rata-rata Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang melalui Pelabuhan Batam berjumlah 100 orang, kedepan akan dilakukan langkah-langkah yang lebih ideal agar lebih baik lagi seperti percepatan hasil PCR dan vaksinasi.

“Dalam beberapa hari ini  Kemenkes dan Satgas Penanganan Covid-19 akan memberikan sejenis PCR dengan metode Tes Cepat Molekuler (TCM) yang hasilnya bisa diketahui dalam waktu beberapa jam. Sehingga para pekerja migran yang yang keluar dari titik kedatangan ini sudah diketahui mana yang positif maupun negatif,” ujar Menhub.

Menhub merekomendasikan apabila pada hari ketujuh karantina hasil PCR negatif pada hari kedelapan dilakukan vaksinasi kepada para pekerja migran.

Kemenhub telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dari Luar Negeri dengan Transportasi Darat (SE Nomor 75 tahun 2021), Laut (SE Nomor 76 tahun 2021), dan Udara (SE Nomor 74 tahun 2021).

Melalui tiga SE Kemenhub, dilakukan pembatasan di pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Pelabuhan, maupun Bandara. Untuk Bandara yang dibuka hanya di Bandara Soekarno Hatta dan Sam Ratulangi Manado. Untuk Pelabuhan hanya dibuka di Pelabuhan Batam dan Nunukan. Serta, untuk PLBN hanya dibuka di Terminal Entikong dan Aruk 

“Adapun sasaran dari pembatasan dan aturan syarat kesehatan ini adalah para para pekerja migran Indonesia, Warga Negara Indonesia (WNI), dan Warga Negara Asing (WNA), awak kapal dan pesawat penumpang maupun kargo, yang akan masuk ke Indonesia” kata Menhub. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, PLT Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha dan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu.

Masjid Abad ke-14 Begumpur yang Terlupakan di India

Pejabat mengklarifikasi sebagian kecil bangunan telah runtuh pada 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI — Sebuah masjid abad pertengahan di wilayah Delhi, India, tampak dalam kondisi rusak, kubahnya hilang, tanaman tumbuh dari struktur bangunan masjid, dan rumput tumbuh liar serta lumpur memenuhi halaman masjid. Masjid yang terletak di Begumpur, Malviya Nagar ini terabaikan dan terlupakan meskipun pejabat Survei Arkeologi India (ASI) mengatakan pekerjaan konservasi sedang berlangsung.

Penulis dan sejarawan William Dalrymple pada Senin (13/9) lalu mengunggah foto masjid Begumpur di Twitter dan menunjukkan kondisi masjid saat ini. Dalam cicitannya, ia menuliskan atap Masjid Begumpur baru saja runtuh karena hujan lantaran pengabaian ASI.

“Dengan manajemen yang lebih baik, keajaiban abad pertengahan yang luas ini masih bisa menjadi situs wisata penghasil pendapatan utama. Sebaliknya, itu dibiarkan runtuh dan menghilang,” kata Dalrymple, dilansir di Indian Express, Rabu (15/9).

Namun, seorang pejabat ASI mengklarifikasi sebagian kecil bangunan telah runtuh pada 2019 dan ASI memberi dukungan pada struktur yang tersisa dengan mendirikan pilar/tiang. Menurut pejabat tersebut, sisa-sisa bangunan masjid jatuh ke saluran pembuangan terdekat, yang telah dibersihkan beberapa hari lalu oleh kelompok tugas tersebut.

“Sisa-sisa dari saluran yang dibersihkan oleh ASI sekarang terlihat sebagai struktur yang runtuh,” kata pejabat ASI.

Sebuah tim dari kantor lingkar Delhi mengunjungi lokasi tersebut pada Selasa lalu dan mengonfirmasi tidak ada keruntuhan seperti itu musim ini. Saat ini, tim telah bekerja di lokasi tersebut untuk beberapa waktu. Pejabat mengatakan saluran air telah dibersihkan dan pekerjaan konservasi tengah dilakukan.

Beberapa batu tergeletak di tanah di bawah kubah yang hilang. Pada Selasa sore, para pekerja bekerja di saluran pembuangan di bawah kubah. Mereka mengatakan bahwa tampaknya batu-batu itu jatuh baru-baru ini karena pekerjaan yang sedang berlangsung di dekat saluran pembuangan.

Saat senja pada Selasa, masjid yang terlupakan itu tetap sama sekali tidak ada pengunjung. Namun, ada sekelompok warga lansia setempat yang duduk di atas sprei dan bermain kartu di tangganya.

Daya pikat tempat ini terletak pada puing-puing batu sederhana, halaman yang luas, dan tonggak menara. Namun, halamannya berumput dan berlumpur, sementara vegetasi lebat menghalangi pengunjung untuk masuk lebih jauh, dan langit dapat dilihat melalui bagian-bagian kubah yang jatuh.

Masjid abad ke-14 ini memiliki 64 kubah dengan satu kubah di tengah. Menurut ASI, masjid itu diyakini dibangun oleh Khan-e-Jahan Juna Shah.

Menurut penulis dan penulis sejarah Delhi, Rana Safvi, masjid ini berukuran 307 kaki kali 295 kaki. Dia mengatakan masjid ini adalah tipe masjid India pertama ‘Brahtmukhi’ atau tipe masjid tonggak menara.

Halaman masjid kerap dikunjungi oleh parkit hijau, merpati, dan pemain kriket lokal yang menggunakannya sebagai lapangan bermain. Karena tidak ada sistem tiket, tidak ada cara untuk menghentikan orang memasuki masjid dari pintu belakang setelah hari gelap.

Gosens Selamatkan Atalanta dari Kekalahan Lawan Villarreal

Atalanta menahan imbang Villarreal 2-2.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemain asal Jerman Robin Gosens membawa Atalanta memetik satu poin ketika bermain imbang 2-2 melawan 10 pemain Villarreal dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (15/9) dini hari WIB. Upaya pemain berusia 27 tahun itu pada 10 menit terakhir membuat tim Italia itu terhindar dari kekalahan pada laga perdana Grup F.

Tuan rumah Villarreal harus bermain dengan 10 pemain setelah gelandang asal Prancis Francis Coquelin mendapat kartu merah pada menit-menit akhir setelah menarik kaus Teun Koopmeiners. Pelatih Villarreal Unai Emery menurunkan dua pemain Argentina Geronimo Rulli dan Juan Foyth setelah laga tandang La Liga akhir pekan lalu melawan Alaves ditunda menyusul perpanjangan jendela internasional untuk kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan.

Lawan Emery, Gian Piero Gasperini membuat empat perubahan dari tim yang dikalahkan Fiorentina pada Serie A pekan lalu. Juan Musso yang melakukan debut kompetisi ini dalam usia 27 tahun menggantikan Marco Sportiello di bawah mistar gawang.

Atalanta, yang baru tampil ketiga kalinya dalam Liga Champions, mendapat ganjaran atas dominasi penguasaan bolanya pada awal laga. Gelandang Swiss Remo Freuler membuka skor saat pertandingan baru berjalan enam menit. Striker asal Kolombia Duvan Zapata mengolah bola dengan baik di dalam kotak penalti dan tendangannya sedikit dibelokkan oleh Etienne Capoue sebelum Freuler membuatnya menjadi gol.

Dominasi La Dea pada pertandingan di Estadio de la Ceramica itu terhenti tujuh menit sebelum turun minum. Bek kiri Villarreal Alfonso Pedraza mengumpan gelandang Manu Trigueros di dalam kotak penalti yang dituntaskan pemain Spanyol itu untuk menyamakan kedudukan 1-1.

Tim besutan Gasperieni kembali menekan pada awal babak kedua seperti mereka lakukan pada babak pertama. Namun tendangan Zapata pada delapan menit sejak jeda hanya bisa membentur mistar gawang di atas kiper Rulli. 

Atalanta tak bisa melancarkan tekanan sehingga harus mendapatkan hukuman pada 17 menit tersisa. Freuler salah mengontrol bola di luar kotak penalti dan pemain sayap asal Belanda Arnaut Groeneveld menerkam bola dengan tendangan setengah voli yang kencang.

Gasperini mendorong timnya memburu gol penyeimbang dengan memasukkan Aleksei Miranchuk yang menggantikan Matteo Pessina dan langkah itu terbayar lunas pada tujuh menit tersisa. Josip Ilicic melepaskan umpan silang rendah ke kaki Miranchuk yang dengan lembut mengarahkan bola kepada Gosens yang dengan nyaman menaklukkan Rulli.

Tim asuhan Emery mendapatkan pukulan besar dua menit kemudian ketika gelandang Coquelin mendapatkan kartu kuning kedua. Namun tim tamu tidak dapat memaksimalkan kelebihan pemain di lini tengahnya. Sebaliknya pasukan Emery justru mencatat peluang tiga poin pada menit terakhir ketika sundulan Gerard Moreno saat injury time bisa diselamatkan Musso lewat penyelamatan luar biasa, demikian laporan AFP.

sumber : Antara

Yajuj Majuj, Apakah Fakta atau Mitos Belaka?

Yajuj dan Majuj adalah makhluk yang benar-benar ada

REPUBLIKA.CO.ID, – Yajuj dan Majuj adalah dua suku atau bangsa yang akan muncul pada akhir zaman. Mereka dikisahkan memiliki kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka bumi. 

Namun, apakah dua bangsa ini hanya sebuah mitos atau fakta? Seorang peneliti di Al Azhar, Dr Abu Yazid, menjelaskan Yajuj dan Majuj adalah dua bangsa besar yang di dalamnya terdapat banyak orang, dan mereka adalah contoh nyata dari kerusakan dan kaum perusak di dunia dan di akhirat. Allah SWT berfirman: 

قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَىٰ أَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا “Mereka berkata, “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Yajuj dan Majuj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” (QS Al Kahfi 94).

Menurut Abu Yazid, Yajuj dan Majuj, di dunia mengalami deportasi dan pengusiran, serta diasingkan dari manusia dengan bendungan yang tidak dapat ditembus, dan itu bukan bendungan imajiner seperti klaim bodoh, melainkan bendungan yang benar-benar dibangun dari besi dan cairan tembaga. Dalam ayat selanjutnya di surat Al Kahfi, Allah SWT berfirman: 

قَالَ مَا مَكَّنِّي فِيهِ رَبِّي خَيْرٌ فَأَعِينُونِي بِقُوَّةٍ أَجْعَلْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ رَدْمًا * آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ حَتَّى إِذَا سَاوَى بَيْنَ الصَّدَفَيْنِ قَالَ انْفُخُوا حَتَّى إِذَا جَعَلَهُ نَارًا قَالَ آتُونِي أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًا * فَمَا اسْطَاعُوا أَنْ يَظْهَرُوهُ وَمَا اسْتَطَاعُوا لَهُ نَقْبًا” 

“Dzulkarnain berkata, “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-potongan besi.”

 

 

Marko Simic Akui PSIS Tampil Mengejutkan

secara mengejutkan, mereka bermain sangat baik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyerang Persija Marko Simic mengatakan PSIS tampil mengejutkan saat mengimbangi skuadnya 2-2 dalam pertandingan Liga 1 Indonesia, Ahad (12/9), di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang.

“Hari ini mereka tampil tanpa beberapa pemain andalan. Namun, secara mengejutkan, mereka bermain sangat baik,” kata Simic dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan itu di Jakarta.

PSIS mengejar ketinggalan dua gol dari Persija untuk memaksakan hasil imbang 2-2. Padahal, skuad asuhan Imran Nahumarury tak menurunkan satu pun pemain asingnya sejak menit pertama.

Satu-satunya pemain non Indonesia yang mereka Jonathan Cantillana baru masuk pada menit ke-65. PSIS mengandalkan pemain-pemain lokal yang beberapa di antaranya berusia 23 tahun ke bawah seperti Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, Fredyan Wahyu dan Eka Febri.

“PSIS sudah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing hanya dengan pemain lokal saat Piala Menpora 2021. Mereka membuktikan memiliki skuad yang kuat dan tak mudah melawan mereka,” tutur Simic.

Sementara tentang hasil imbang kontra PSIS yang membuat Persija belum mencatatkan kemenangan pada Liga 1 2021-2022, Simic menyebut hal itu mengecewakan.

Akan tetapi, pesepak bola berusia 33 tahun tersebut tidak mau larut dalam penyelesan. Simic yakin Persija bisa bangkit. Dia berkaca dari Liga 1 musim 2019 di mana ketika itu Persija berstatus juara musim sebelumnya sempat terseok-seok dari awal kompetisi.

Skuad Macan Kemayoran kala itu tak menang pada tiga laga awal secara beruntun dan bahkan pernah hanya mencicipi empat kemenangan dari 19 laga. Akan tetapi, semuanya pelan-pelan teratasi dan Persija yang hampir terjerumus ke zona degradasi mampu menduduki posisi ke-10 klasemen akhir pada 2019.

“Jangan lupa, pada musim 2019 kami juga memulai liga dengan buruk. Jadi sekarang kami perlu bangkit, berjuang dan bekerja sebagai tim agar dapat meraih kemenangan di laga-laga berikutnya,” kataSimic.

Saat melawan PSIS, Persija membuat dua gol terlebih dahulu melalui Otavio Dutrapada menit 45+1 dan Marko Simicpada menit 49.

PSIS menyamakan kedudukan melalui gol Hari Nur Yuliantopada menit 71 dan gol bunuh diri Rohit Chandpada menit 88. Satu poin dari laga ini membuat Persija menduduki posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1 2021-2022 dengan dua poin. PSIS sendiri menempati peringkat ketiga klasemen dengan empat poin dari dua laga.

sumber : antara

3 Hal yang Membuat Umat Muslim Lebih Unggul

IHRAM.CO.ID, Islam begitu memudahkan pemeluknya dalam menjalankan syariat. Dalam hal ibadah misalnya, seseorang yang telah bersusah payah mencari air untuk berwudhu namun tidak juga menemukannya, maka dapat menggantinya dengan bertayamum. Dengan tayamum maka seseorang tersebut suci dan dapat melaksanakan sholat.

Begitu pun terkait dengan tempat sholat. Seseorang yang kesulitan menemukan masjid ketika telah masuk waktu sholat maka dapat sholat di mana pun asalkan tempat tersebut suci atau tidak ada najisnya serta tubuh dan pakaian yang dikenakan pun suci. Misalnya sholat di rumput, sholat di atas batu, sholat di perahu dan lainnya.

Itu sebabnya umat Muslim itu lebih unggul dibandingkan dengan orang-orang lain di luar Islam. Yakni karena umat Islam itu diberikan berbagai kemudahan dalam beribadah serta diberikan kedudukan yang sangat tinggi.

Sebagaimana dalam kitab at Targib wat Tarhib menuliskan sebuah hadits Rasulullah ï·º yang diriwayatkan Imam Muslim:

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  : فُضِّلْنَاعَلَى النَّاسِ بِثَلَاثٍ جُعِلَتْ صُفُوْفُنَا كَصُفُوْفِ الْمَلَا ئِكَةِ , وَجُعِلَتْ لَنَاالْاَرْضُ كُلَّهَامَسْجِدًاوَجُعِلَتْ تُرْبَتُهَالَنَا طَهُوْرً اِذَالَمْ نَجِدِالْمَاءَ.

Rasulullah ï·º bersabda, kita diunggulkan atas manusia (maksudnya umat Islam lebih diunggulkan dari manusia lainnya di luar Islam) dengan tiga perkara, yaitu dijadikan shaf-shaf kita ketika berjamaah seperti shaf-shafnya para malaikat, dijadikan bagi kita bumi dan semuanya sebagai tempat bersujud, dan dijadikan tanah bagi kita sebagai alat untuk bersuci.