Polisi Ringkus Tiga Suruhan Sabu 924 Gram dengan Dikendalikan dari Lapas

REPUBLIKA. CO. ID, TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota menangkap tiga pelaku kasus aksi pidana narkotika jenis sabu seberat 924, 72 rencana. Polisi menyebut peredaran barang haram itu dikendalikan daripada lapas yang ada pada Tangerang Selatan (Tangsel), Tangerang, dan Bogor.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Pratomo Widodo menjelaskan, penangkapan terhadap ketiga pelaku berawal dibanding adanya laporan dari klub. Atas laporan tersebut, di dalam Sabtu (5/6), tim menahan pelaku berinisial HS (31 tahun) di daerah Tempat tinggal Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, serta mengamankan bahan bukti berupa satu lapis plastik berisi sabu seberat 102 gram.

“Kemudian dilakukan pengembangan & pada Rabu, 16 Juni 2021 kami menangkap simpulan SU (36 tahun) pada pos ronda daerah Karawaci Kota Tangerang dengan bahan bukti yang berhasil disita sebanyak tiga bungkus plastik narkotika jenis sabu seberat 860, 72 gram, ” jelas Pratomo, Senin (28/6).

Pengembangan kembali dilakukan hingga pada Senin (21/6), polisi juga meringkus tersangka WY (34 tahun) di daerah Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Adapun, barang bukti dengan diamankan berupa tiga sampul plastik berisi sabu seberat 142 gram.

Pratomo mengatakan, berdasarkan buatan interogasi yang dilakukan kepada para tersangka, pihaknya masih mengejar pelaku lainnya dengan diketahui merupakan pemasok bahan haram tersebut.

“Narkotika jenis sabu itu didapat dari saudara X (DPO) yang sampai zaman ini masih dalam pengejaran petugas, menurut hasil penyeliaan bahwa dalam peredaran narkotika jenis sabu ini dikendalikan dalam Lapas Jakarta, Lapas Tangerang, dan Lapas Bogor, ” terangnya.

Dia melanjutkan, terdapat utama tersangka lainnya, yakni berinisial KD yang juga masih DPO. KD disebut merupakan pengendali dari peredaran narkotika di wilayah Tangerang. “SU merupakan sindikat jaringan narkoba di wilayah Tangerang. Pada mengedarkan dikendalikan dari KD yang disinyalir berada pada Lapas Tangerang, ” ujarnya.

Tiga tersangka yang telah ditangkap oleh polisi telah digiring ke Polres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan pemeriksaan serta penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, mereka dijerat Bab 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana hukuman stagnan, seumur hidup, atau paling singkat enam tahun tangsi dan paling lama 20 tahun penjara.