Sabu-sabu itu coba diselundupkan dengan memakai bungkus teh,

REPUBLIKA. CO. ID, SURABAYA — Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Jatim, mengungkap peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat total 20, 4 kilogram sejak China. Sabu itu dibungkus menggunakan kemasan teh.

Wakil Kepala Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Mulia Polisi (AKBP) Hartoyo dalam Surabaya, Jumat mengatakan di pengungkapan itu lima karakter yang termasuk komplotan pengedar dibekuk. Dua di antaranya awak Bandung, Jawa Barat, masing-masing berinisial CR, usia 30 tahun, dan MA (34). Tiga pengedar lainnya, bersumber dari berbagai daerah, yakni EK (38), warga Sidoarjo, Jawa Timur, FA (25), warga Kuningan, Jawa Barat, dan CL (22) masyarakat Ibu Kota Jakarta.

“Kelima pengedar tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka, ” ungkap Hartoyo kepada kuli.

Penjaga menduga, lima orang persekutuan ini masih berkaitan secara pengedar sabu-sabu jaringan Zona, Sumatra Utara, yang terindikasi selama ini selalu memiliki pasokan sabu dari negara China. “Satu hal sudah pasti, peredaran sabu-sabu oleh lima orang tersangka ini dikendalikan oleh seorang berinisial AA, yang saat ini berkedudukan narapidana dan sedang melakukan masa hukuman di salah satu Lembaga Pemasyarakatan wilayah Jawa Timur, ” ujarnya.

Hartoyo mengaku, polisi masih mengembangkan penyelidikan buat mengungkap kemungkinan banyak pelaku lain yang terlibat. “Barang buktinya juga masih mampu bertambah karena proses pengkajian masih terus berlangsung, ” ucap AKBP Hartoyo.

sumber: Antara