Selama pandemi banyak pedagang mengalami penurunan omzet hingga 50 persen

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI — Rumah Zakat sebagai salah lembaga Amil Zakat nasional terus berupaya menanggulangi dampak dari pandemi Covid-19, salah satunya di bidang ekonomi.

Salah satu upaya yang dilakukan Rumah Zakat Bekasi untuk mengurangi dampak penurunan ekonomi adalah dengan melakukan kegiatan Borong Berbagi dalam rangka hari UMKM Nasional. Kegiatan dilakukan dengan memborong dagangan 14 pedagang Saung Bambu Bekasi.

Rumah Zakat turut membantu pedagang di kawasan wisata Hutan Bambu Bekasi yang terdampak ekonomi selama pandemi ini berlangsung. Kegiatan dimulai dari pagi hari saat pedagang baru memulai dagangannya.

Meskipun pengunjung terlihat sepi, Program Head Rumah Zakat Bekasi bersama tim mendatangi satu per satu warung pedagang untuk berdiskusi tentang usahanya. Kemudian dilanjutkan dengan memborong semua dagangan 14 pedagang untuk dibagikan kepada warga sekitar Hutan Bambu yang sedang isolasi mandiri atau sakit.

Bu Mar, selaku ketua himpunan pedagang binaan Rumah Zakat di Saung Bambu mengucapkan terima kasih untuk Rumah Zakat dan donatur atas program ini. “Selama pandemi ini, kami (pedagang) mengalami penurunan omzet sampai 50 persen dan makin menurun selama PPKM diterapkan. Karena jumlah pengunjung juga semakin menurun drastis. Alhamdulillah Rumah Zakat membantu kami dengan memborong dagangan. Terima kasih banyak,” ungkap Bu Mar.