Mereka dikenakan sanksi takzir berbentuk teguran dan nasihat dari petugas.

REPUBLIKA. CO. ID,   MEULABOH — Sebanyak 36 warga Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, terjaring razia busana ketat yang dilakukan petugas wilayatul hisbah di ruas Timah Manekroo, Johan Pahlawan, Selasa (25/8). Razia dan pengawasan ini, secara berkala untuk meningkatkan kesadaran umum agar berbusana sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Plt. Kasatpol PP WH Kabupaten Aceh Barat Azim diwakili Kepala Bidang WH Aharis Mabrur menjelaskan, mereka terdiri atas 13 laki-laki dan 23 perempuan. “Razia busana ketat tersebut digelar dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengawasan pelaksanaan syariat Islam dalam Aceh dengan melibatkan anggota Polres Aceh Barat, Kodim 0105 Aceh Barat, dan polisi militer, ” katanya.

Hal tersebut sesuai dengan Urusan 23 juncto Pasal 13 Kaidah Nanggroe Aceh Darusslam Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah & Syiar Islam yang mewajibkan setiap orang Islam di Aceh buat berbusana islami.

Aharis Mabrur menyebutkan, ke-36 pelanggar syariat Islam yang tidak mengenakan busana secara islami itu semuanya mendapatkan pembinaan dari aparat dan mendapatkan teguran.

“Setelah mengisi surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, para pelanggar dikenakan sanksi takzir berupa teguran dan nasihat sejak polisi Wilayatul Hisbah, ” katanya.

Selain itu, di dalam razia tersebut, aparat juga turut melakukan sosialiasi protokol kesehatan kepada masyarakat untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 pada masyarakat, terutama pentingnya menggunakan kedok saat harus ke luar sendi.

sumber: Antara