Mourinho pernah mengkritik permainan Smalling

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA — Bek tengah AS Roma, Chris Smalling, mengaku sempat terkejut saat mengetahui Jose Mourinho telah ditunjuk sebagai pengganti Paulo Fonseca di kursi pelatih I Giallorossi.

Maklum, Smalling sempat memiliki hubungan kurang harmonis dengan Mourinho saat masih memperkuat Manchester United. Kendati begitu, bek tengah asal Inggris itu menyebut, sudah melupakan sejarah hubungan buruknya dengan pelatih asal Portugal tersebut.

Smalling bahkan mengaku sudah tidak sabar untuk bisa kembali bekerjasama dengan mantan pelatih Chelsea tersebut. ”Sebenarnya, saya cukup terkejut saat dia dipercaya melatih tim ini.”

“Namun, itu justru menjadi awal antusiasme kami untuk bisa menyongsong musim depan. Saya tahu, media akan menyoroti soal hubungan kami. Namun, dari aspek personal, hal itu justru bagus, karena saya pernah bekerjama dengannya,” tutur Smalling kepada BBC, Jumat (16/7).

Selama dua setengah musim tepatnya, pada awal musim 2016/2017 hingga pertengahan musim 2018/2019, Smalling bekerjasama dengan Mourinho di Manchester United.

Selama periode tersebut, Mourinho pernah mengkritik permainan Smalling yang dinilai tidak mampu menginisiasi bangunan serangan dari lini belakang. Tidak hanya itu, bek berusia 31 tahun itu juga sempat mendapatkan kritik dari Mourinho soal soal komitmen yang diberikannya kepada klub.

Smalling, yang mulai pulih dari cedera kaki, menolak permintaan Mourinho untuk menggunakan obat pereda rasa sakit. Pada saat itu, Smalling dianggap tidak berani dan enggan mengorbankan diri demi kepentingan klub.

Selama bekerjasama dengan Mourinho, Smalling tercatat tampil di 100 laga di semua ajang. Selama periode tersebut, keduanya berhasil mempersembahkan satu titel Liga Europa dan satu trofi Piala Liga Inggris buat Manchester United.

Mantan bek tengah Fulham itu pun siap untuk meyakinkan Mourinho agar mendapatkan kembali posisi utama di jantung pertahanan Roma. Sempat mengalami cedera lutut dan cedera paha pada musim lalu, Smalling hanya tampil sebagai starter di 13 partai Serie A.

Catatan ini jauh menurun dibanding saat Smalling melakoni debutnya bersama AS Roma pada 2019/2020. Saat itu, Smalling tampil di 29 partai Liga Italia sebagai starter.

”Kami sempat meraih sejumlah trofi bersama. Jadi, memiliki kesempatan untuk bisa bekerjasama dengan pelatih yang tahu kemampuan terbaik Anda merupakan hal positif. Jose selalu pemain yang tepat untuk bisa meraih kemenangan,” kata Smalling.