Keterangan kepolisian menyebutkan proses penyelidikan Denny masih terus berjalan.  

REPUBLIKA. CO. ID,   TASIKMALAYA — Pihak Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya melakukan tabayyun ke Polresta Tasikmalaya terkait klaim kuasa hukum Denny Siregar bahwa kejadian telah selesai. Pihak pesantren meyakinkan, proses hukum dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik yang dikerjakan Denny Siregar masih berjalan.  

Pimpinan Pesantren Tahfidz Alquran Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya, kiai Ahmad Ruslan Abdul Gani mengutarakan, pihaknya telah mengonfirmasi langsung ke kepolisian. Menurut dia, berdasarkan keterangan kepolisian, proses penyelidikan Denny masih tetap berjalan.  

“Jadi kemarin kita tabayyun soal klaim kuasa hukum Denny Siregar. Pihak polisi membantah itu, proses di kepolisian masih berjalan, ” kata tempat saat dihubungi Republika , Senin (3/8).

Tempat menambahkan, dalam waktu dekat bagian pesantren juga akan mendatangkan saksi dari orang tua santri. Rencananya, pengampu santri akan datang Polresta Tasikmalaya untuk memberikan keterangan pada minggu ini.  

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, mematok saat ini pihaknya masih menggabungkan keterangan para saksi. Menurut dia, sebanyak saksi telah diperiksa untuk memberikan keterangan.

“Proses penyelidikan masih terus dikerjakan. Jadi tidak berhenti, ” cakap dia pekan lalu.

Da meminta asosiasi bersabar dan menyerahkan kasus itu kepada pihak kepolisian. Sebab, metode penyelidikan tak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa.

“Kita minta doanya agar kejadian ini cepat selesai. Insyaallah dalam waktu dekat sudah ada perkembangan, ” kata dia.