IHRAM. CO. ID,   YOGYAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meminta wisatawan aktif melapor jika ada juru parkir yang mematok tinggi tarif parkir atau nuthuk . Wakil Pemangku Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan juru parkir nuthuk akan cepat ditangani sebab petugas.

“Berharap wisatawan tak segan bertanya kepada petugas parkir dimanapun dan kalau mengalami penagihan (tarif parkir) yang tidak semestinya, secepatnya melapor ke petugas terdekat, ” kata Heroe kepada wartawan, Selasa malam (1/5).

Hal ini ia katakan usai terjadinya parkir nuthuk di kawasan Titik Nol, Yogyakarta. Di kawasan tersebut, ditemukan adanya juru parkir tak berizin yang menetapkan harga parkir untuk mobil sebesar Rp 20 seperseribu.

Heroe menyebut, di destinasi wisata sudah ditempatkan petugas, baik itu Jogoboro, Satpol PP maupun Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.   Dengan begitu, diharapkan wisatawan juga dapat melapor pada petugas jika ada tukang parkir yang nuthuk.

Begitu pun dengan penyalur makanan yang menaikkan makna secara tidak wajar pula diharapkan dilaporkan ke aparat yang sudah berjaga dalam tiap destinasi wisata.   “Untuk destinasi wisata, termasuk kawasan Malioboro tetap ada petugas. Mereka akan membantu para wisatawan, ” ujar Heroe.

Heroe juga mengingatkan agar wisatawan memarkir kendaraannya di tempat dengan sudah disediakan. Khusus di sekitar kawasan Malioboro, tempat parkir yang disediakan cukup memadai untuk wisatawan.

“Dari Parkir Abu Bakar Ali di dekat rel andong api, di sebelah barat Hotel Melia Purosani, seputaran Sriwedari dan Pasar Beringharjo, kemudian juga di tempat parkir di seputaran Ustaz Pajeksan dan sejumlah tempat lainnya, ” jelasnya.