Tidak ada dalil khusus yang melarang wanita sholat Jumat.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Setiap Jumat, umat Islam laki-laki diwajibkan melaksanakan sholat Jumat berjamaah di masjid. Sedangkan bagi kaum wanita tak diwajibkan mengikuti  sholat Jumat , dan tidak ada selalu dalil khusus yang melarangnya.

Namun, di Indonesia penuh wanita yang memilih  sholat zhuhur di panti daripada  sholat Jumat   di masjid. Lalu, pustaka waktu zhuhur bagi wanita dalam hari Jumat? Apakah setelah setelah tergelincirnya matahari atau harus menduduki laki-laki pulang  sholat Jumat ?

Dalam suatu hadist riwayat Muslim dijelaskan, “Waktu zhuhur dimulai saat matahari tergelincir ke barat (waktu zawal) mematok bayangan seseorang sama dengan tingginya dan selama belum masuk masa ashar. ”

Dalam riwayat lainnya, Imam Muslim selalu menegaskan, “Nabi Muhammad SAW sudah sholat zhuhur ketika matahari telah tergelincir ke barat (waktu zawal). ”

Sebagaimana dijelaskan pada dua riwayat di atas, maka masuknya waktu  zhuhur  adalah  saat matahari turun ke arah barat dan Rasulullah pun mendirikan sholat  zhuhur  tepat di waktu awalnya. Tidak ada penjelasan dari Rasulullah tentang pengecualian bagi para wanita di hari Jumat.

Karena itu, masuknya waktu zhuhur bagi wanita pada hari Jumat adalah sama, yaitu saat adzan dikumandangkan atau tergelincirnya matahari ke arah Barat. Sehingga pelaksanaan ibadah  zhuhur  pun tidak perlu menunggu selesainya jamaah Jumat.